Fungsi IF

  • by

Pengertian Fungsi IF

Fungsi If adalah fungsi dalam excel yang berfungsi sebagai fungsi logika, yang di gunakan untuk menguji kondisi tertentu. Fungsi If akan menghasilkan nilai True apabila kondisi terpenuhi, dan akan menghasilkan false jika kondisi tidak terpenuhi. Didalam pengujian tersebut pastilah menggunakan operator pembanding seperti <, >, =, <=,>= dan lain sebagainya. Karena dalam proses ujian pasti ada operator pembandingnya.

Cara menggunakan Rumus IF

Bagaimana cara menggunakan rumus if?

=if(logical_test,[value_if_true],[value_if_false])

-Logical_test adalah logika atau argumen sebagai dasar yang digunakan penentuan nilai true atau false

-Value_if_true adalah apabila nilai yang di uji bernilai benar, maka akan menghasilkan nilai true

-Value_if_false adalah apabila nilai yang di uji bernilai salah, maka akan menghasilkan nilai false

Contoh Penggunaan Fungsi IF

IF(2=2,”Yes”,”No”)–> bunyinya, jika 2=2, value if true yang muncul adalah Yes, bila tidak maka yang muncul adalah No(pada kasus ini yang muncul adalah Yes, karena memang betul bahwa 2 itu sama dengan 2.

IF(2=1,”Yes”,”No”)–> bunyinya, jika 2=1, value if true yang muncul adalah Yes, bila tidak maka yang muncul adalah No(pada kasus ini yang muncul adalah No, karena 2 tidak sama dengan 1

Fungsi IF Tunggal

fungsi if tunggal adalah fungsi if yang hanya ada satu fungsi if. Berikut ini contoh rumus if tunggal, pada kasus nilai siswa lulus atau tidak lulus:

*Pada kasus  Row 4 ini logikal_test nya adalah apabila nila cell E4< 60(cel E4 lebih kecil dari 60), kalau kita lihat di sana cell E4 bernilai 57 artinya lebih kecil, nah kalau lebih kecil maka akan menghasilkan value if true yaitu “TIDAK LULUS”, oleh karena itu pada kasus tersebut Dika “TIDAK LULUS”.

*Pada kasus  Row 5 ini logikal_test nya adalah apabila nila cell E5< 60(cel E5 lebih besar dari 60), kalau kita lihat di sana cell E5 bernilai 79 artinya lebih besar, nah kalau lebih besar maka akan menghasilkan value if false yaitu “LULUS”. Karena penegak argumennya adalah apabila nilai Cell E5<60, sedangkan cell tersebut malah lebih besar, jadi tidak benar sehingga yang muncul value if fasle. oleh karena itu pada kasus tersebut Dika “LULUS”.

Multi IF atau IF ganda

fungsi if ganda atau multi if ini terdiri dari beberapa fungsi if, jadi nanti di sini ada banyak fungsi if atau logika yang akan di buat.

bentuk penulisan Kolom J.

IF(I12>=80,”A”,IF(I12>=68,”B”,IF(I12>=56,”C”,IF(I12>=45,”D”,IF(I12>=0,”E”,””)))))
IF(I13>=80,”A”,IF(I13>=68,”B”,IF(I13>=56,”C”,IF(I13>=45,”D”,IF(I13>=0,”E”,””)))))
IF(I14>=80,”A”,IF(I14>=68,”B”,IF(I14>=56,”C”,IF(I14>=45,”D”,IF(I14>=0,”E”,””)))))
IF(I15>=80,”A”,IF(I15>=68,”B”,IF(I15>=56,”C”,IF(I15>=45,”D”,IF(I15>=0,”E”,””)))))
IF(I16>=80,”A”,IF(I16>=68,”B”,IF(I16>=56,”C”,IF(I16>=45,”D”,IF(I16>=0,”E”,””)))))
IF(I17>=80,”A”,IF(I17>=68,”B”,IF(I17>=56,”C”,IF(I17>=45,”D”,IF(I17>=0,”E”,””)))))

Argument:

A 80-100
B 68-79.99
C 56-67.99
D 45-55.99
E 0-44.99

dari contoh multi If diatas, terdapat beberapa fungsi if, sehingga dikatakan bahwa tersebut adalah if ganda atau multi if, karena dalam penegakkan kasus diatas memakai banyak argumen kalau dilihat disana memakai 5 fungsi if.

contoh dalam

*Kasus row 12 nilai ANDI adalah 81, nilai 81 masuk dalam argument nilai A yaitu 80-100

*Kasus row 13 nilai DIKA adalah 62, nilai 62 masuk dalam argument nilai C yaitu 56-67.99

*Kasus row 14 nilai SISKA adalah 99, nilai 99 masuk dalam argument nilai A yaitu 80-100

*Kasus row 15 nilai DODI adalah 79, nilai 79 masuk dalam argument nilai B yaitu 68-79.99

*Kasus row 16 nilai LIA adalah 86, nilai 86 masuk dalam argument nilai A yaitu 80-100

*Kasus row 17 nilai AMEL adalah 0, nilai 0 masuk dalam argument nilai E yaitu 0-44.99

fungsi If tersebut paling sering digunakan dalam pengolahan excel, baik fungsi if yang berdiri sendiri maupun fungsi if yang di kombinasikan dengan fungsi lain

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments